Jumat, 02 Mei 2014

Seorang Remaja Inggris Berupaya Bunuh Diri Karena Tak Bisa Menghasilkan Foto Selfie Yang Sempurna

suka dengan foto selfie?Selanjutnya anda harus mengatur kalau kecintaan dengan hobi foto selfie atau mungkin hobi lain yang tidak belebihan.Salah-salah anda akan depresi dan mencoba bunuh diri seperti yang di lakukan seorang remaja inggris Danny Bowman

  Remaja berusia 19 tahun asal Newcastle tersebut di ketahui sangat teropsesi dengan foto selfie.Dia pun mengaku telah menghabisakan waktu 10 jam dan menghasilkan 200 foto selfie menggunakan Iphone miliknya

  Obsesi terhadap foto selfie ini pin nampak sangat berlebihan. Bahkan diketahui dia tidak keluar rumah dalam jangka waktu enam bulan. Akibatnya, bowman kehilangan berat badan sebanyak 13 kg dan dia pun harus dikeluarkan dari sekolahnya.
  Adiksi terhadap foto selfie dimulai ketika dia berusia 15 tahun. Dia mulai terobsesi dengan foto selfie ketika mendapat kritik dari jejaring sosial. Sikap obsesif tersebut pun semakin jadi setelah pada tahun 2011 bowman berobsesi menjadi seorang model dan di tolak oleh agensi model.
 Dalam pernyataanya kepada The Mirror,bowman mengaku kalau dia mengambil foto selfie dalam kondisi apapun. Dia mengaku kalau punya kebiasaan mengambil foto selfie 10 kali sebelum cuci muka dan 10 foto setelah mandi.

 Merasa dirinya tak bisa mendapatkan foto selfie yang sempurna, Bowman pun sangat frustasi ''saat saya merasa tidak bisa mendapatkannya saya ingin mati,'' bahkan dia pun mengaku kalau dai kehilangan teman 
pendidikan,kesehatan bahkan dirinya sendiri.


Tanggapan:

Foto selfie atau foto diri sendiri memang menjadi tern di kalangan anak muda saat ini,setiap anak muda jaman sekarang pasti melakukan hal tersebut, tapi sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus seperti apa yang di lakukan oleh Bowman dia seperti kecanduan foto selfie yangh hampir merenggut nyawanya sendiri.Jadi walaupun semakin majunya dunia teknologi kita juga tetap harus menjaga diri agar tidak seperti Bowman.

referensi : 
http://caturaharjo.blogspot.com/

Hampir 60 % warga Brazil tak punya akses internet

  Tidak semua warga bisa menggunakan akses internet dengan mudah dan praktis,contohnya di negara Brazil.

Menurut sebuah penelitian yang di lakukan oleh Insitute of Applied Economic Research(IPEA), terdapat 60% masyarakat di Brazil tidak punya akses internet.Alasan utama tidak adanya akses internet tersebut adalah mahalnya biaya yang di gunakan untuk mengakses internet.Sebanyak 14,1 responden mengaku kalau mereka tidak dapat membeli paket internet sementara 8,7% mengaku kalau mereka merasa tidak butuh dengan internet dan tidak sampai disitu sebanyak 4,3% mengaku kalau mereka tidak tahu cara menggunakan internet.
Kondisi yang terjadi di Brazil ini pun tidak jauh berbeda dengan di Indonesi. Pada awal tahun ini Badan Pusat Statistik(BPS) bersama asosiasi penyelenggara internet Indonesia (APJII) mengungkapkan kalai Indonesia mempunyai jumlah pengguna internet sebanyak 71,19 orang, angka ini mendapat peningkata di bandingkan tahun 2012, dimana tahun itu terdapat 63 juta orang pengguna internet.



Tanggapan :  Menurut saya kalau kita tidak mengguanak internet di jaman yang modern ini pasti kita akan tertinggal dengan orang orang lain yang sudah maju dengan menggunakan internet. Internet memang sangat penting karna setiap harinya kita pasti akan membutuhkan internet.Internet sendiri di gunakan dalam berbagai macam kalangan seperti untuk para karyawan,mahasiswa,pelajar dan lain lain,jadi merugilah mereka yang tidak menggunakan akses internet.


referensi : http://caturaharjo.blogspot.com/

Contoh Karya Tulisan Ilmiah

Penerapan Augmented Reality Berbasis Lokasi dalam Mobile Virtuar Tour

  Perkembangan zaman teknologi sekarang sudah semakin canggih dan maju,setiap hari saja sealau ada penemuan penemuan baru tentang teknologi. Sekarang ada perkembangan teknologi telepon pintar yangdi dukung dengan berbagai macam komponen peranghkat keras seperti kamera,Wi-Fi,GPS dan sebagainya, serta oleh sistem operasi mobile seperti Android,IOS,Symbian dan semacamnya.Mobile virtual tour adalah aplikasi yang di gunakan untuk menemukan lokasi yang kita tuju menggunakan perangkat mobile virtual tour . Augmented reality berbasis lokasi merupakan perpaduan dua teknologi yaitu augmented reality (AR) dan location-basedservice (LBS).

  Sistem yang di gunakan di fokuskan untuk menyelesaikan masalah pada mobile virtuar tour, yang mencakup berbagai macam jenis konten seperti teks,gambar, dan video untuk menampilkan informasi, serta penerapan user generated content yang memungkinkan penambahan data yang di lakukan oleh pengguna sehingga proses pengumpulan data menjadi lebih praktis. Aplikasi yang di gunakan dalah sistem operasi android. Data yang di gunakan adalah POI(Pointof Interest) yang merepresentasikan objek yang menarik.

  Metode pemetaan lokasi POI di dunia nyata terhadap posisi POI di layar persngkat memanfaatkan sudt antara lokasi POI dengan arah pandang kamera serta kemiringan perangkat terhadao horizon.Teknologi augmented reality berbasis lokasi dapat mengintegrasikan berbagai tipe konten untuk menyediakan informasi, namun masalahnya adalah kecilnya akurasi informasi  lokasi yang di peroleh melalui komponen GPS(global positioning system) pada perangkat mobileketika aplikasi di gunakan di ruangan tertutup.Pada pengujian user generated content dapat di gunakan untuk mengumpulkan data secara praktis,namaun kelemahannya tidak ada jaminan kebenaran data karna tidak da mekanisme validasi masukan.

Analisa : Menurut saya penerapan augmented reality berbasis lokasi dalam mobile virtur dengan menggunakan aplikasi android sangat membantu pengguna dalam mengguanakan aplikasi tersebut untuk memudahkan dalam pengguna mencari lokasi yang di inginkan dengan mudah dan praktis serta mendapatkan data yang akurat.

  
 referensi : http://caturaharjo.blogspot.com/search?updated-max=2014-04-29T03:29:00-07:00&max-results=7

Kamis, 01 Mei 2014

Aspek-aspek yang Mempengaruhi Karya Tulis Ilmiah

Kualitas karya tulis di tentukan oleh beberapa aspek yaitu :

A. Topik yang menarik
     Ini merupakan hal yang penting dalam karya tulis karna dengan mengangkat topik yang menarik akan membuat pembaca ingin membaca karya tulis tersebut. Pemilihan topik sangat penting karna topik adalah sesuatu hal atau peistiwa yang akan mempengaruhi pembahasan dalam karya tulis. Di dalam judul topik yang menarik menyangkut masalah yang ingin di sampaikan kepada pembaca  agar pembaca mengertiapa yang ingin di sampaikan oleh karya tulis.


B. Mudah di pahami oleh pembaca
     Dalam menulis karya tulis harus memperhatikan cara penulisan karya tulisan ilmiah tersebut, karna dengan menggunakan kata-kata yang mudah di mengerti aka lebih baik dan cepat dalam penyampaian maksud dalam menulis karya tulis. Ada baiknya dalam pembuatan karya tulis harus menggunakan kata yang tidak berbelit-belit agar mudah di pahami dan membuat si pembaca merasa lebih nyaman.


Referensi : http://marsisstankovic.blogspot.com/2014/04/aspek-yang-mempengaruhi-kualitas-karya.html

Kamis, 17 April 2014

VIRUS TROJAN

VIRUS TROJAN



Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan sebuah  komputer merujuk pada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target Trojan Horse menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file. dll ke internetexplorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.


• Cara Kerja dari virus Trojan sebagai berikut :

Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
-Troja bersifat "stealth"daam operasinya dan sering kali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik.
-Trojan tidak mereplikasi dirinya sendiri.
-Pada umumnya Trojan tidak berbahaya selama pengguna tidak terhubug pada internet atau jaringan.

• Cara Penyebaran :
-Penggunaan istilah Trojan dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak sebuah program baik-baik dan berguna.Kebanyakn trojan pada saat ini merupakan sebuah berkas yang dapat di eksekusi(dalam sistem operasi windows atau DOS atau program dengan nama yang sering di eksekusi dalam sistemoperasi UNIX,seperti is,cat dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yangbdpat di tembusoleh seorang hacker untuk mencuri datayang penting bagi pengguna(pasword,data kartu kredit dan lain-lain).Trojanjuga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna sering mengunduh atau men download game pada komputer dari sumber yang tidak dapat di percayai dalam jaringan internet.Aplikasi-apikasi tersebut terdapat dapat memiliki kode trojan yang diintegrasikan didalam dirinya dan mengizinkan seorang hacker untuk mengacak-acak sistem yanh bersangkutan. 


Tanggapan : Jadi berbagai macam virus di komputer sudah semakin banyak tergantung bagaimana kita untuk menghindari virus virus tersebut seperti, jangan membuka link atau mendownload sembarangan.


Jumat, 28 Maret 2014

Contoh Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

FUNGSI BAHASA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI





Fungsi Bahasa sebagai alat komunikasi sebenarnya Telah dibahas oleh pakar / ahli di bidangnya ,

1. Pengertian Bahasa
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.

2. Aspek Bahasa
Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang nyata. Ia merupakan simbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula. Simbol adalah tanda yang diberikan makna tertentu, yaitu mengacu kepada sesuatu yang dapat diserap oleh panca indra.
Berarti bahasa mencakup dua bidang, yaitu vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya,itu. Bunyi itu juga merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (=yang diserap oleh panca indra kita, sedangkan arti adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain).
Arti yang terkandung dalam suatu rangkaian bunyi bersifat arbitrer atau manasuka. Arbitrer atau manasuka berarti tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula. Apakah seekor hewan dengan ciri-ciri

3. Fungsi Bahasa
Menurut Felicia (2001 : 1), dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita kepada bahasa, terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. Akibatnya, sebagai pemakai bahasa, orang Indonesia tidak terampil menggunakan bahasa. Suatu kelemahan yang tidak disadari.
Komunikasi lisan atau nonstandar yang sangat praktis menyebabkan kita tidak teliti berbahasa. Akibatnya, kita mengalami kesulitan pada saat akan menggunakan bahasa tulis atau bahasa yang lebih standar dan teratur. Pada saat dituntut untuk berbahasa’ bagi kepentingan yang lebih terarah dengan maksud tertentu, kita cenderung kaku. Kita akan berbahasa secara terbata-bata atau mencampurkan bahasa standar dengan bahasa nonstandar atau bahkan, mencampurkan bahasa atau istilah asing ke dalam uraian kita. Padahal, bahasa bersifat sangat luwes, sangat manipulatif. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Lihat saja, bagaimana pandainya orang-orang berpolitik melalui bahasa. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Agar dapat memanipulasi bahasa, kita harus mengetahui fungsi-fungsi bahasa.
Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi.
- bahasa merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri.
- Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami.
- Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.
• Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita.
• Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain.
• Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.
• Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahsa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat.
• Tulisan adalah susunan dari simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.
• Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyaii fungsi utama bahasa adalah bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada penggunaan Fungsi komunikasi pada bahasa asing Sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa.
Contohnya :
Misalnya berupa :
- Alat-alat itu digunakan untuk berkomunikasi misalnya gerak badaniah, alat bunyi-bunyian, kentongan, lukisan, gambar, dsb).
Contohnya :
- bunyi tong-tong memberi tanda bahaya
- adanya asap menunjukkan bahaya kebakaran
- alarm untuk tanda segera berkumpul
- bedug untuk tanda segera melakukan sholat
- telepon genggam untuk memanggil orang pada jarak jauh
- simbol – tanda stop untuk pengguna jalan, simbol laki-laki dan perempuan bagi pengguna toilet.
- gambar peta yang menunjukkan jalan
- suasana gemuruh kentongan dipukul tanda ketika ada bahaya
- adanya asap tampak dari kejauhan pertanda kebakaran
- bunyi alarm (suasana tanda bahaya gempa bumi/bencana alam) dsb.
• contoh dalam kehidupan sehari hari
misalkan seorang satpam perumahan berjaga-jaga/ronda pada malam hari, pada saat sudah mendekati jam 12.00 malam satpam tersebut membunyikan kentongan yang bertanda bahwa waktu sudah tepat pukul 12.00 malam. Dan timbul timbal balik antara satpam sama orang-orang disekitar perumahan.setiap orang jadi lebih mengerti tanda waktu pergantian tersebut
Jadi, bahasa yang dipakai satpam tersebut berupa kentongan yang memberikan pertanda sesuatu akan terjadi/ sesuatu yang sudah mestinya dilakukan.
kesimpulan : Bahasa sebagai alat ekspresi diri dan sebagai alat komunikasi sekaligus pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan sifat kita. Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai bangsa maupun sebagai diri sendiri.

CONTOH FUNGSI BAHASA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI
Sejak kecil, kita sudah mempelajari bahasa secara sendiri, tanpa ada yan mengajari. Kita bisa belajar sedikit demi sedikit. Bahasa yang dituliskan ataupun yang dilafalkan pasti memiliki makna. Melalui bahasa kita dapat menuangkan ide atau gagasan yang kita pikirkan.Bahasa merupakan dasar segala kegiatan yang kita lakukan.
Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

sumber : http://dmsprmn.blogspot.com/2012/10/fungsi-bahasa-sebagai-alat-komunikasi.html


Contoh Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar

Contoh Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar
 
  Contoh Menggunakan Bahasa Indonesia Secara Baik dan BenarBagaimana menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benarUntuk memahami bagaimana menggunakan bahasa indomesia dengan baik dan benar, terlebih dahulu saya akan memberikan sedikit penjelasan. “Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan sebagai pemakaian kata-kata dalam ragam bahasa yang serasi dan selaras dengan sasaran atau tujuannya dan yang terlebih penting lagi adalah mengikuti kaidah bahasa yang baik dan benar. Pernyataan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu pada ragam bahasa yang dimana memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan biasanya adalah dalam bentuk bahasa yang baku.  Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terdiri dari kata baik dan benar yang ke dua-nya memiliki arti.·        Bahasa Yang BaikPenggunaan bahasa yang baik (sesuai aspek komunikatif) adalah sesuai dengan sasaran kepada siapa bahasa tersebut di sampaikan. Hal ini harus disesuaikan dengan unsur umur, agama, status sosial, lingkungan sosial, dansudut pandang khalayak sasaran kita.Dengan kata lain, bahasa yang kita gunakan sesuai dengan lawan bicara, sehingga tidak menimbulkan kesalah pahaman ketika berkomunikasi.
·        Bahasa Yang BenarBahasa yang benar berkaitan dengan aspek kaidah, yaitu peraturan bahasa (tata bahasa, pilihan kata, tanda baca, dan ejaan).Bahasa yang benar mengacu pada kaidah penulisan dan pengucapan Bahasa Indonesia seperti yang tertera dalam kamus besar Bahasa Indonesia, dan terdapat pula di EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).Dari 2 hal diatas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa bahasa yang baik dan benar adalah bahasa yang tidak menyinggung lawan bicara, dan tiap katanya adalah bagian dari kata-kata dalam kamus besar bahasa Indonesia.
Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan bahasa yang baku.Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik.Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku Contoh :
  • Apakah kamu sudah mengerjakan tugas?
  • Apa yang kamu lakukan sebelum berangkat sekolah?
  • Misalkan ketika dalam dialog antara  Orang tua dengan anak nya.
  • Orang tua : Agung apakah kamu sudah sholat?
  • Agung : Sudah saya lakukan pak.
  • Orang tua : Bagus nak,kalau begitu segera lah kamu makan.
  • Agung : Terima kasih Pak
Kata yang digunakan sesuai lingkungan sosialContoh lain dalam tawar-menawar di pasar, misalnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan kegelian, keheranan, atau kecurigaan. Akan sangat ganjil bila dalam tawar -menawar dengan tukang sayur atau supir taksi memakai bahasa baku seperti ini.(1)   Berapakah Ibu mau menjual tauge ini?(1)   Berapakah harga tahu ini bu?(2)   Apakah bapak supir taksi bersedia mengantar saya ke Margonda dan berapa harga nya?Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di atas, kalimat (3) dan (4) berikut akan lebih tepat.(3)   Bu tahu nya berapa harga nya?(4)   Ke Margonda bang, berapa harga nya?

sumber : http://putricehaa.blogspot.com/2013/11/contoh-penggunaan-bahasa-indonesia.html